Rabu, 04 November 2009

Gaffar Patappe Tunggu Revisi UU Pemilu

MAKASSAR, ML-- Anggota DPR RI, Gaffar Patappe tak ingin gegabah menentukan sikap untuk pilkada Pangkep. Meski sudah menegaskan akan maju, namun ia tetap menunggu perkembangan terakhir wacana pilkada yang akan dikembalikan ke DPRD. Saat ini, ia menunggu kepastian adanya revisi UU Pemilu.
Dihubungi, Kamis, 29 Oktober, Gaffar yang mengaku beberapa saat sebelumnya mengikuti sidang rapat dengar pendapat mengenai reformasi demokrasi mengatakan, pemilihan dikembalikan ke dewan menjadi wacana yang kuat dan menjadi pembicaraan. Bahkan sehari sebelumnya, DPR RI telah menggelar rapat dengar pendapat dengan pakar kepemiluan.
"Kemungkinan besar UU akan direvisi. Sehingga kemungkinan besar pemilihan langsung oleh DPR," katanya. Ini kata dia terkait pertimbangan untung rugi. Pemilu langsung bisa menimbulkan ekses terlalu jauh, misalnya konflik horizontal, biaya besar yang ditanggung negara dan faktor kesempatan membangun daerah berkurang karena banyak kehabisan waktu mengurus pilkada.
"Ini sementara dikaji. Dan kemungkinan besar terjadi perubahan," katanya. Alasan kedua mengapa ia belum terlalu bergerak, menurut Gaffar dikarenakan dia melihat pilkada di Pangkep masih lama. Waktu delapan bulan yang tersisa menurut dia tidak mendesak.
"Pilkada itu kalau masyarakat mau, 2-3 bulan sebelumnya masih bisa. Tapi pada prinsipnya, saya tetap mengikuti perkembangan aspirasi masyarakat. Dan saya pikir di parlemen juga tempat mengabdi yang baik," katanya.
Ia mengatakan jika masyarakat menghendaki saya kembali, demi rakyat ia akan kembali. "Menang kalah itu urutan kedua. kalau maunya rakyat itu sudah jadi. Kalau hanya saya yang mau tentu tidak bisa," katanya.
Sampai saat ini, menurut Gaffar, ia sudah pernah sosialisasi. Tim dan tokoh masyarakat juga menghendaki dirinya tetap ikut bersaing. "Saya bisa masuk lewat dua jalan. Pertama partai dan kedua independen. Kalau rakyat menghendaki, soal maju sebagai independen itu mudah saja. Apalagi syaratnya tidak terlalu berat. Tapi itu kalau untuk maju lewat partai tak bisa," katanya. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar