
DEPOK, latemmalala.blogspot.com — Kepala Polri Jenderal Bambang Hendarso Danuri mengatakan, citra, harga diri, dan kehormatan Polri sedang diuji oleh publik. Opini yang berkembang di masyarakat cenderung meragukan profesionalisme Polri dalam rangka melaksanakan tugas, khususnya penegakan hukum.
"Setiap langkah yang kita lakukan jadi sorotan masyarakat. Citra dan harga diri, serta kehormatan polri sedang diuji oleh publik," kata Kepala Polri saat acara ulang tahun ke-64 Brimob di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Sabtu (14/11). Ia mengatakan hal itu di hadapan sekitar seribu anggota Brimob, para perwira Polri, pejabat TNI, dan undangan lain.
Seperti diberitakan, saat ini Polri sedang diterpa tuduhan rekayasa dalam kasus pimpinan KPK nonaktif, Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah. Selain itu, tuduhan rekayasa juga dilayangkan dalam kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen, yang menyeret mantan Ketua KPK, Antasari Azhar.
Kapolri mengatakan, opini negatif yang terus berkembang di masyarakat seakan "mengubur" pengabdian Polri kepada negara selama 64 tahun dan menutup segala prestasi yang telah dicapai.
"Pengabdian selama 64 tahun Polri seolah-olah tertutup oleh fenomena hukum yang merupakan bagian dari tugas Polri," katanya dengan suara lantang.
Menghadapi situasi tersebut, Kepala Polri selaku pimpinan tertinggi berharap kepada seluruh jajaran Polri untuk tetap tegar, setia, dan bangga kepada profesi.
"Harus dipahami, ini sebagi ujian dalam membangun kepercayaan masyarakat. Sekali lagi saya tekankan, Polri harus tetap tegar dan harus tegak berdiri pada garda terdepan dalam pelindung dan pengayom masyarakat," ucap dia dengan berapi-api dan disambut riuh tepuk tangan hadirin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar