MAKASSAR, Latemmalala.blogspot.com/ -- Posisi Nurdin Halid yang mengisi jabatan Ketua Bidang Khusus kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar ternyata sangat vital hubungannya dengan pemilihan kepala daerah (pilkada). Untuk pilkada 10 kabupaten di Sulsel 2010 mendatang misalnya, Nurdin dipastikan akan turun tangan langsung.
Mantan anggota DPR RI tersebut dalam jabatannya kini memiliki peran salah satunya membantu Golkar di daerah-daerah untuk memenangkan pilkada. Selain Nurdin, nama Fahri Laluasa, sebagai penanggung jawab pemenangan wilayah Sulawesi juga tak kalah vitalnya. Dan di luar nama itu, tentu saja ada sekjen DPP Golkar, Idrus Marham.
Peran vital ketiga orang ini diungkapkan Sekretaris DPD Partai Golkar Sulsel, Arfandi Idris, baru-baru ini.
"Yang terlibat dari DPP itu yakni yang bertanggung jawab pada pemenangan pemilu wilayah Sulawesi, Fahri Laluasa. Lalu Nurdin Halid sebagai ketua bidang khusus. Selanjutnya Sekjen. Peran mereka sangat vital," beber Arfandi.
Pada kesempatan tersebut, Arfandi menjelaskan mekanisme penentuan pasangan calon pilkada Golkar. "Kita telah mempersiapkan petunjuk teknis, yang pada prinsipnya tidak bertentangan dengan penetapan DPP. Penetapan calon dilakukan lewat mekanisme survei.
DPP menegaskan hanya yang bisa menang yang jadi calon Golkar. Tidak dibatasi, termasuk kader atau di luar kader," bebernya. Bagi Golkar, siapa yang punya tingkat elaktibilitas tinggi itu yang diusung.
"Untuk pembiayaan pilkada tentu kita berharap calon yang mempersiapkan pembiayaan. Tapi Golkar akan memback up. Batasan anggaran kandidat, itu diatur tim pemenangan. Besar kecilnya relatif," katanya seraya menyebut bahwa untuk survei 10 kabupaten, DPD I Golkar Sulsel harus mengeluarkan biaya Rp 1,5 M. (*)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar